Jumat, 05 Agustus 2011

Sangkuriang and The Order Of Gembel : Lahirnya Sang Legenda

Sebuah kisah yang melegenda dan melekat di hati anda para pemirsa, yang dibuat agak sedikit melenceng dari penafsiran sejarawan belaka

Jaman dahulu kala ketika masih belum ada listrik dari PLN seperti sekarang di daerah antah berantah, tepatnya di Jawa Barat tersebutlah seorang Raja tampan kaya raya bernama Raja nungging Sungging Perbangkara yang sedang melakukan perburuan di hutan bersama para prajuritnya yang memang tidak banyak jumlahnya (baca : sedikit), di tengah perjalanan gerombolan sang Raja melakukan kegiatan melepas penat dan lelahnya, sampai akhirnya sang Raja tak kuasa menahan gejolak kawula mudanya, Onani??? Tentu tidak, tersebutlah bahwa sang Raja ingin pipis, namun apa daya yang namanya hutan pada jaman itu masih jarang sekali di temukan seonggok ruangan mewah penuh dengan keglamoran dan kerahasiaan si pemakainya. Ya, tepat sekali memang WC yang saya maksud.

“Raja, bagaimana kalau hamba antar anda buang air kecil??” kata Darman, seorang kacung dari Raja “ohhh, sayang sekali saya tak berminat, saya sudah janji dengan Fernando untuk mengantar saya buang air kecil” sahut raja dengan mimik mesum, entah apa yang ada dalam pikiran sang raja. Akhirnya raja bisa dengan tenang melakukan sebuah ritual yang memang sudah semestinya dilakukan, tanpa sengaja lewat seekor babi rusa (berkelamin wanita tentunya) mengintip kegiatan sang raja tersebut. “ihh waw, boleh juga boo” gumam babi rusa tersebut, setelah sang raja merampungkan ritualnya tersebut, babi rusa itu langsung menjilati bekas air seni raja tanpa sisa (sang raja kencing di bambu), entah kenapa perasaan babi rusa tersebut menjadi tidak karuan, jantungnya berdetak kencang laksana genderang mau perang, aku sedang ingin bercinta denganmu. Halah ngalnturr, lanjut. Babi rusa itu pun menggelinjang, dan terjadi suatu hal yang aneh babi rusa itu mengeluarkan seorang bayi perempuan dari mulutnya “Hoekkkkk.......” teriak babi rusa itu.

“Oa.. oa... oa...” dengan keras bayi itu menangis dan mengalihkan perhatian sang raja yang hendak menuju ke gerombolan, akhirnya dengan wajah yang gembira, sedih, susah, senang, bahagia, campur aduk bagaikan es teler yang di jual di perko perko. Namun sang raja teralihkan pandangannya terhadap sepucuk SMS yang kira kira begini bunyinya.
“Nak, maafkan ibu tadi ibu belanja ngutang dulu
Nanti kalau pulang lewat pasar tolong bayar ya nak,”
Sang raja bingung, ternyata itu sms dari Ratu mami (ibu kandung sang raja).

SINGKAT CERITA!!!!

Bayi yang ditemukan dua dekade sebelumnya itu kini telah

tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik jelita, bohay, seksi, pokoknya Aura Kasih, Julia Perez, lewatt dah. Entah mengapa Dayang Sumbi (namanya) kabur ke hutan, mungkin karena paksaan dari sang raja karena putri angkatnya itu hanya dijadikan bahan perjodohan.
Suatu hari Dayang Sumbi sedang melakukan kegiatan ala ibu rumah tangga, dia menenun sebuah pakaian berbahan benang wol, tak disengaja seonggok benang wol tersebut jatuh keluar tergelundung diterpa angin puting beliung, tentu tidak. Namun karena, malasnya Dayang Sumbi dia malah mengucapkan kata tak seronok “Barng siapa yang dengan sengaja atau tidak sengaja mengambilkan wol milik saya, apabila dia perempuan akan dijadikan pembantu, dan apabila dia laki laki nikah aja sama saya, saya mau kok. Dan itu dilakukan dalam tempo yang sesingkat singkatnya” terjadi gemuruh di awan, petir dimana mana, yang suaranya menggelegar, sepertinya akan hujan. Tak lama kemudian terdengarlah suara derap langkah nan gagah, “Brok Brok Brok” (mirip seorang kapiten) “ohh, tidakkkkk TUMANG!!!!!” sontak Dayang Sumbi terkaget dan terenyuh hatinya melihat kejadian apa yang baru dilihat dengan mata kepalanya sang Raja, ternyata Tumang adalah seekor anjing jantan yang hitam, dan besar. Rawr...
Dia datang dengan membawakan onggokkan wolnya yang jatuh keluar tersebut, tapi apa daya sumpah serapah telah terucap dari cocot Dayang Sumbi, seperti yang telah disebutkan diatas. Mau tak mau Dayang Sumbi harus memenuhi janjinya, ya dengan menikahi sang Tumang yang sangat gagah, penuh wibawa, tidak suka korupsi kesana kemari (bagi kalangan para anjing sekalian).
Entah dengan Doggy Style, 69,70, 71 atau apalah, tak lama kemudian lahirlah seorang anak lelaki gagah, tampan, perkasa, kuat atas bawah namun miskin. Yaa nasibb.... dia diberi nama Sangkuriang, jreeeenggggg (suara pintu dibuka)

SINGKAT CERITA (LAGI)

Suatu hari Sangkuriang dan Tumang di beri amanah oleh Dayang Sumbi untuk mencari hati rusa, karena tiap hari dia sering sekali makan hati sendiri, karena ulah bejat anaknya yang sangat ekstrim. Namun hingga sore menjelang malam Sangkuriang tak juga mendapat hasil, ya namanya juga amatiran. Namun entah setan iblis apa yang merasuki jiwa dan pikirannya dia menatap Tumang dengan tatapan iblis dari neraka lapis intip. Dan, blessss.....” ahhhh~ mantabbb”

Apa yang terjadi??? Apakah Sangkuriang melakukan tindak penyodoman terhadap Tumang?? Atau apa???

BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar